AWSurvey

Search-Cari Blog Lain

Tuesday, May 1, 2012

Mall Have Nyonem's Story I

Cerita ini menceritakan tentang sebuah sepatu sandal yang ketinggalan.Bagaimana ceritanya? Simak berikut ...

   Sore itu,Vina mengajak sahabatnya,Nyonem (nama ndeso) pergi ke mall dekat rumah.Ih,tau enggak? Sahabatnya si Vina alias Nyonem,kesana pake baju butek ,rambut ga disisir,belum mandi,dan pake sepatu sandal jebol..! *KAMSEUPAY* Tapi karena kebaikan Vina,ia tidak menghiraukan hal tersebut (MALU-MALUIN,VIN!).
 Sesampainya di Mall...
"Wah,kueren banget ya,Pin!!" Nyonem terkagum-kagum.(NDUESHOO) 
"Hmm.." Vina menanggapi biasa saja.Tapi,eh..eh..,begitu masuk ke mall,sandalnya Nyonem malah dilepas.Astaghfirullah,ini udah melewati batas.*maksudnya batas ndeso.
"Kok sandalnya dicopot?" tanya Vina heran.
"Enggak sopan ah,lantainya bersih kok,pake sendal" jawab Nyonem dengan santainya.Vina menepuk jidatnya,tapi ia hanya terdiam.
"Ah,sandalnya taruh sini aja,nyaman kayanya..." kata Nyonem.Vina menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Makan yuk,laper nih.Tadi,aku belum makan" tawar Vina.
"Oke,...." Nyonem setuju.Mereka segera menuju foodcourt di mall tersebut.


"Hmm,mbak,saya pesan mie bakso kuah pedas selera mantap ramen kuasa lidah segar hangatnya pas mantap selera ganas satu ya" Vina memesan makanan.*Eh,kok nama makanannya panjang amatt ya>?<
"Iya" kata mbak itu.Tapi,Nyonem kok,mesam-mesem ya? Perasaanku aneh!
"Eh,Nyonem! Aku ke toko buku di lantai bawah dulu ya.Kamu tunggu di sini ya,aku cuma sebentar kok.Jangan lupa,carikan tempat duduk yang pas dan enak" kata Vina.Nyonem menganggukkan kepalanya perlahan.Tapi,setelah si Vina pergi berlalu,ya,perasaan aneh itu ternyata...
"Eh,eh,mbak!!" panggil Nyonem pada seorang penawar makanan di sebuah restoran di foodcourt itu.
"Iya,ada yang perlu saya bantu,Dik?" tanya mbak itu dengan sopan.
"Eh,mbak..,biasa aja.Enggak usah sopan-sopan begitu,enggak enak nih,jadinya.." kata Nyonem.Mbak itu tertawa kecil,tapi ia berusaha menahan tawanya.
"Mbak,saya ikutan masuk ya! Saya enggak enak,saya bantu ya,masaknya.Teman saya pesan makanan banyak-banyak,takutnya mbak kecapekan,sini-sini saya bantu" Nyonem menyeruduk masuk ke dalam ruang masak.Ia melihat banyak chef-chef berpakaian khusus di situ.KAMPUNGAN BEGETE SIH LO,NEM! Oh iya,chef-chef tadi memperhatikan Nyonem melongo lo! Ya Allah..,
"Hmm,mau masak kok,bajunya aneh-aneh sih,Mas?" tanya Nyonem dengan kendesoannya.
"Ini baju khusus para chef,Dik.Adik ke sini ada yang bisa kami bantu? Atau,adik mau belajar masak?" tanya seorang chef.
"Hmm..,biasa aja Mas! Saya cuma mau bantu masak kok" Nyonem memonyongkan bibirnya.
"Tapi,adik sudah pernah belajar memasak,atau adik ahli memasak? Sebaiknya,yang memasak di sini itu,yang ahli saja,Dik.Adik kalau mau jadi chef seperti kami semua,Adik harus rajin-rajin belajar memasak dan membantu Mama memasak di dapur" jelas seorang chef.Nyonem menampar pipinya perlahan.
"Aku ratu ya? Kok,semua orang baik sama aku ya,hari ini??" Nyonem bertanya-tanya.
"Mungkin,mall adalah kerajaanku.Dan selama ini,aku meninggalkan kerajaanku,terus pergi ke negeri tempat aku dilahirkan" sambung Nyonem.Semua chef yang ada dalam ruangan itu mencoba menahan tawanya.
"Berarti,aku boleh mengambil semua barang di mall dengan gratis? Asyiknya..!!" gumam Nyonem.Semua chef yang ada dalam ruangan itu tertawa kecil.Mereka menepuk jidat.NYONEM,SADAR DIRI DONG...
"Ya sudah,Adik mau belajar masak?" tanya seorang chef tampan.
"Tentu.Eh,chef itu koki khusus kerajaan ya? Duh,senangnya..." jawab Nyonem mangun-mangun.
"Bukan begitu,Dik.Adik kalau begitu namanya...,eh,tidak jadi.iKalau adik mau belajar memasak pertama nyalakan kompornya.Seperti ini" *Cklek.Nah,si chef tampan memberi contoh cara menyalakan kompor.
"Waw,kerajaanku canggih.Daripada di Desa Paguldirojoyo,masaknya pakai kayu" ucap Nyonem.Nyonem segera mempraktikan cara menyalakan kompor tersebut.Tapi...,kompornya menyala dengan tingginya.Apinya menyala dengan sangat panas dan menyebar ke mana-mana.Astaghfirullah,terjadi kebakaran.
"Ah,kerajaanku kebakaran!!" seru Nyonem dengan paniknya.Duh,menyalakan kompor saja susahnya begitu,terlalu KAMSEUPAY.


Bersambung................................................................................

No comments:

Post a Comment